BERNAFAS SAMA DENGAN HUKUMAN

oleh Indah Septiani pada 31 Mei 2011 pukul 15:23


Kadang aku mikir :
Kenapa nasibku seperti ini ?
Kenapa orang lain lebih beruntung dariku ?
Kenapa aku tidak bisa seperti dia ?
Kenapa, kenapa dan kenapa ..
Yang intinya aku selalu berharap hidupku berjalan sesuai keinginanku.

 Aku menilai hidupku seperti judul diatas.
Selagi masih bernafas, itu b’arti aku sedang menjalani hukuman.
Kadang aku bersyukur, saat hukuman itu membuat aku bahagia.
Dan mengeluh, saat hukuman itu menyakitiku.
Bisa dibilang sedih, bahagia, tawa, tangis, itu adalah hukuman.
Hanya hukuman itu datang dengan cara yang berbeda.

Sedih & Tangis, sudah pasti aku kadang anggap itu sebagai hukuman.
Bahagia & Tawa, pasti aku merasa itu anugrah, tapi apa aku yakin tidak ada orang dilain tempat ataupun disekitarku merasa terhukum dan merasa sedih atas kebahagianku dan  tawaku itu ??
 Untuk menjalani hukuman di DUNIA BRENKSEK ini, Aku cuma ambil kesimpulan,
 “Memang hidup hukuman, tapi jika menjalaninya sesuai keinginan walau kadang gk sesuai seperti yang diinginkan, harus iklash. Dijamin bahagia menjalani hukuman ini.”
“Buat, tentukan dan buat satu jalan hidup. Tempuh jalan itu dengan usaha,ilmu dan pengalaman hidup. Sejauh apapun jalan itu, sampai akhirnya jalan itu harus berhenti saat nafas juga berhenti.”
“Hidup harus punya pilihan, pilih dan pertanggungjawabkan pilihan itu.” Semoga pilihan itu menjadi suatu yang membuat hidupmu penuh arti dan berwarna.

"SELAMAT TINGGAL MEI , esok mari kita hadapi JUNI yang lebih indah"
:) :)  o_0"
Voting Anda
Rating:9.5
Reviewer: AchiyaK Deni
Description: BERNAFAS SAMA DENGAN HUKUMAN
ItemReviewed: BERNAFAS SAMA DENGAN HUKUMAN

0 komentar:

komen

AchiyaK ZanJabiL



Mode Hemat Energi,Gerakkan mouse anda untuk kembali ke halaman!