jalan menuju detik terakhir


oleh Liesa Ahmad pada 20 April 2011 jam 16:47


kala ini terasa ku butuh dia dihadapku..
kebimbangan, keputus asaan seolah menang dalam jalan kali ini,
kadang terucap kata ku ingn menyerah..
bagaimana q tak sanggup...dipuluhan mata aku tercatat kalah...
semua yang ku dengar tak seperti yang terjadi saat itu....
hanya ada satu saksi dan itupun...tak mungkin buat melawan 2 mentari untuk saat ini...

INGAT ....ku kan tetap ingat

semula yang kuanggap pelangi malah pecundang besar...
ungkapkan apa yang dia tidak lihat dan bicara apa yang tidak dia dengar....
untuk saat ini mungkin memang mereka....
tak ada karma tapi ada pembalasan

jangan  anggap hanya angin lalu ....
kau jadikan  itu cermin tanpa kau pikir kaca itu pecah tak terima yang dihadapnya....
yang kurasa ini bukan cuma basahan air hujan yang mudah hilang kena panas
tp ini bongkahan plastik yangtertimbun ditanah yang tak kan hilang......
ingat....
para pecundangku...
penghimpun kepura-puraan dihadapanku....
Voting Anda
Rating:9.5
Reviewer: achiyak
Description: jalan menuju detik terakhir
ItemReviewed: jalan menuju detik terakhir

0 komentar:

komen

AchiyaK ZanJabiL



Mode Hemat Energi,Gerakkan mouse anda untuk kembali ke halaman!