Penuntunku: Cahaya dalam Kefanaan Hidup


oleh Bidari Setiarumsari pada 4 Januari 2011 pukul 0:00


Menyudut di kegelapan...
Menyendiri dalam keheningan malam....
Entah bintangku bersinarkah di malam ini untukku??

Tertawa dalam kesakitan
Tersenyum dalam kesedihan

Tapi tenanglah kawan,
karena Rabbku jadi sandaranku
karena Rasulku jadi teladanku
Biar seribu lawan menyerang dan menghujamku
Aku masih bisa berdiri karena tanganNya
Aku masih bisa tersenyum karena kasih sayangNya
Dan aku juga masih bisa bangkit karena keteladanan KekasihNya
Hanya doa dan sikap baik yang jadi teladanku dari KekasihNya itu
Meski hujan batu menyerbunya
Meski caci maki melumuri hatinya
Karena Sabar dan Doa jadi senjatanya

Cinta (Madu) hanyalah hasil dari jerih payah usaha dari sang lebah, maka CINTA takkan ada tanpa USAHA menciptakannya.
Voting Anda
Rating:9.5
Reviewer: AchiyaK Deni
Description: Penuntunku: Cahaya dalam Kefanaan Hidup
ItemReviewed: Penuntunku: Cahaya dalam Kefanaan Hidup

0 komentar:

komen

AchiyaK ZanJabiL



Mode Hemat Energi,Gerakkan mouse anda untuk kembali ke halaman!