Memancing Ikan atau "Memancing" Uang???


oleh Bidari Setiarumsari pada 24 November 2009 pukul 17:17


Di kota metropolitan ini,banyak sekali tempat-tempat atau cara-cara melepaskan kepenatan seusai berkantor. Hal-hal tersebut biasa dilakukan seusai jam kantor maupun diakhir minggu.

Salah satunya adalah GALATAMA,(berdasarkan sumber terpercaya yg tidak perlu saya sebutkan di sini) kegiatan ini adalah kegiatan memancing yang dapat dilakukan di setiap tempat pemancingan yang ada di daerah sub urban Jakarta dan biasanya dilakukan oleh kalangan atas,mengingat biaya yang cukup mahal mengikuti kegiatan ini.

Kegiatan memancing ini jelas diperuntukkan bagi orang-orang yang hobby memancing. Namun, kegiatan ini tidak hanya sekedar kegiatan memancing,tetapi lebih daripada itu,yakni ajang kejuaraan bagi para pemancing, siapa diantara mereka yang mendapatkan ikan terbesar(terberat) maka dialah pemenangnya.

Layaknya kejuaraan lain, hal pertama yang perlu dilakukan oleh para calon peserta adalah mendaftarkan dirinya untuk ikut perlombaan ini, dan pendaftaran ini dipungut biaya (itu sebabnya mengapa saya menyimpulkan bahwa kegiatan ini hanya mampu dilakukan oleh kalangan-kalangan atas, selain dari narasumber berkata bahwa dia biasa mengikuti kejuaraan ini bersama tokoh A, tokoh B, etc) . Biaya yang dikenakan pada masing-masing calon peserta tidaklah kecil karena bisa mencapai jutaan, bahkan puluhan juta.

Singkat cerita,ironisnya, kegiatan kejuaraan memancing ini membuat saya berpikir ulang, apakah ini murni kegiatan untuk menyalurkan hobi memancing atau justru kegiatan untuk menyalurkan hobi berjudi. Mengapa saya katakan seperti itu?
1. Seperti halnya berjudi, setiap orang memberikan sejumlah uang yang diminta ketika "pendaftaran" dengan nominal yang diminta dan nominal dalam kejuaraan ini tidak lah kecil. Bila kalah ia merugi dan bila menang ia merengkuh uang sekian puluh juta dari hasil "pendaftaran".
2. Ikan-ikan hasil pancingan tidak disantap maupun dibawa pulang, tetapi ikan-ikan hasil pancingan tersebut dimasukkan lagi ke dalam sebuah wadah seperti akuarium dan bila sudah normal (sembuh luka atau tidak lemah) maka ikan itu dilepaskan lagi ke kolam atau danau pemancingan untuk dilombakan lagi.

Dua ciri keadaan tersebut menurut hemat saya,sudah cukup memberikan pandangan bagi saya, bahwa sesungguhnya kegiatan GALATAMA bukanlah murni kegiatan memancing atau kegiatan untuk menyalurkan hobi memancing,namun kegiatan ini adalah kegiatan berjudi yang menggunakan kegiatan memancing sebagai medianya.

 

pemandangan di Waduk Jatiluhur --> insyaAllah ini benar-benar murni kegiatan memancing.. ^^d


  


masih di Waduk Jatiluhur (dari dekat)
Voting Anda
Rating:9.5
Reviewer: AchiyaK Deni
Description: Memancing Ikan atau "Memancing" Uang???
ItemReviewed: Memancing Ikan atau "Memancing" Uang???

0 komentar:

komen

AchiyaK ZanJabiL



Mode Hemat Energi,Gerakkan mouse anda untuk kembali ke halaman!