"Thats Our Job"


oleh Bidari Setiarumsari pada 21 Maret 2010 pukul 7:20


Tulisan ini sebagai bentuk respon saya terhadap saran salah seorang teman saya perihal pekerjaan saya yang notabene saya menyimpulkan bahwa pekerjaan sebagai dosen menjadikan karakter diri tidak lebih dewasa ketimbang perkerjaan sebagai orang kantoran.
*maksud dewasa dalam hal ini berkaitan dengan soal tanggungjawab,problem solving,dan beban kerja per hari*

Masa pengalaman saya sebagai seorang pengajar sudah hampir genap 3 tahun, saya pikir jangka waktu tersebut sudah cukup bagi saya memahami dengan baik beban kerja,kewajiban,tanggungjawab dan problem solving dalam posisi pekerjaan ini, dan pastinya berbekal sharing pengetahuan tentang posisi ini dengan banyak dosen senior saya dan teman-teman kuliah saya yang berprofesi sama dengan saya.

Jika dilihat secara kasat mata,pekerjaan sebagai dosen adalah pekerjaan yang sangat enteng dan santai. Enteng dalam arti hanya menshare materi tertentu pada sejumlah mahasiswa, dan santai dalam arti tidak setiap hari kerja dan tidak seharian penuh bekerja.
(Hal ini mungkin yang menyebabkan seseorang itu menganggap bahwa pekerjaan ini menjadikan seorang dosen tidak lebih dewasa ketimbang pegawai kantoran,karena beban kerja yg sedikit,dan tanggungjawab serta kewajiban yang sedikit pula,mungkin ditambah persoalan problem solving yang jarang muncul ada di pekerjaan ini)

Namun,tahukah apa yang ada di balik yang 'kasat mata' tersebut??

 
belajar untuk mengajar

Bila yang 'kasat mata' adalah sesi mengajar di kelas yang hanya terlihat dalam hitungan jam yang sangat singkat, maka hal dan waktu yang 'tak kasat mata' ada dalam beberapa aspek before-after lecture yang selalu bergerak auto-reverse. Beberapa aspek ini meliputi:
1. Persiapan
--> persiapan untuk jangka panjang (satu semester): persiapan materi-sepanjang-satu semester yang terepresentasi dalam silabus mata kuliah. Dalam hal penyusunan silabus mata kuliah ini, seorang dosen diharapkan mampu menyusun materi-materi yang kiranya sesuai dengan kebutuhan visi-misi Program Studi dan kebutuhan dunia luar termasuk dunia pasar tenaga kerja.
--> persiapan untuk jangka pendek (satu sesi perkuliahan): persiapan detail materi per-sesi,mulai dari teori hingga aplikasinya. Improvisasi materi dan aplikasi sangat dibutuhkan dalam hal ini, dan hal tersebut bisa di dapat dengan belajar dan mengikuti perkembangan terkini, serta selalu sadar akan lingkungan sebagai subjek penelitian kecil-kecilan yang hasilnya dapat dijadikan sebagai contoh (aplikasi)untuk disampaikan di kelas.
Dalam persiapan jangka pendek ini, memuat juga persiapan penyediaan bahan ujian. Itu artinya seorang dosen dituntut untuk membuat soal (yang tentunya minimal sesuai dengan standar kualitas),dan memastikan soal itu perfect secara teknis (hasil ketikan, hasil fotokopi, penyediaan kertas buram,etc).

2. Pengevaluasian
--> seringkali, apa yang ada dalam silabus tak sesuai dengan apa yang ada di lapangan (di kelas), mungkin sesuai atau mungkin lebih cepat atau mungkin lebih lambat. Dua faktor yang mempengaruhi hal ini, yang pertama, efisiensi waktu dosen dalam mempresentasikan materi. Salah satu penilaian efisiensi dan efektifitas pengajaran adalah dengan mengukur waktu ke-tepat-an dosen dalam mengajar,maka lambatnya atau ketidaksesuaian waktu untuk memberikan materi merupakan salah satu faktor yang berujung pada status problem efisiensi pengajaran dan tentunya musti dievaluasi dan diselesaikan.
Yang kedua, tingkat kemampuan mahasiswa dalam mencerap materi yang mengakibatkan dosen mengulang-ulang materi agar mahasiswa dapat mencerap dan memahami dengan baik. Persoalan ini tentunya menjadi tantangan bagi tiap dosen untuk dapat menemukan cara yang efektif agar setiap mahasiswa dapat mencerap dan memahami materi dengan waktu yang lebih efektif dan efisien.
Dengan demikian, salah satu kegunaan waktu di luar jam kuliah digunakan untuk evaluasi segala hal yang terjadi di kelas, dalam hal evaluasi cara mengajar,apakah sudah efektif atau belum, serta berusaha menemukan solusi yang tepat apabila ada problem di kelas seperti salah satu hal di atas (bagaimana cara agar mahasiswa mampu mencerap dan memahami materi dengan lebih efektif dan efisien).

3. Penyelesaian Akhir
--> poin terakhir ini merupakan poin yang memuat banyak unsur teknis yang mendukung pengajaran itu dinilai sempurna, yakni perihal pemeriksaan hasil ujian mahasiswa dan penilaiannya, kemudian meng-input data nilai mahasiswa ke dalam sistem akademik online(kebetulan di tempat saya, sistem akademik memakai sistem online, hal ini tentunya secara otomatis waktu bekerja pengajar bertambah untuk digunakan dengan hal-hal yang sifatnya sangat teknis ini), dan memastikan bahwa data manual sesuai dengan data online.

 

ujian --> mahasiswa puyeng menjawab soal, dosen puyeng membuat soal (yang sesuai dengan standar kualitas) ^,^V

Bila kita tinjau dari Tri Darma Perguruan Tinggi yakni Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, maka hal-hal di atas baru menyentuh satu Darma, yakni Pengajaran. Sederet tuntutan dan kewajiban dalam satu Darma tersebut sudah terbilang beberapa kali lipat dari waktu di luar waktu kerja yang 'kasat mata'.

Terus terang, saya baru mempunyai pengalaman bekerja pada profesi ini, dan belum pernah bekerja di profesi perkantoran. Namun, dalam hal ini saya bisa mengambil beberapa pelajaran atau sedikit memahami tentang profesi perkantoran dari beberapa teman saya, ayah saya, dan orang-orang di sekeliling saya yang biasa bertukar pikiran dengan saya.
Pada intinya, kita dapat menarik suatu persamaan dan perbedaan pada profesi masing-masing yang notabene segala profesi itu adalah profesi dewasa yang tentunya mempunyai keunikan tersendiri dalam hal kewajiban,tuntutan,tanggungjawab, dan problem solving di tiap bidang tersebut. Semua itu kembali kepada kita yang ingin memilih berada di tipe pekerjaan yang seperti apa dan bagaimana, yang sesuai dengan potensi tipe karakter kinerja kita.

So...menurut saya, tak ada profesi yang tidak memberikan pembelajaran kepada kita tentang kedewasaan.

 

its my choice to become a part of civitas academica UI
Voting Anda
Rating:9.5
Reviewer: AchiyaK Deni
Description: "Thats Our Job"
ItemReviewed: "Thats Our Job"

0 komentar:

komen

AchiyaK ZanJabiL



Mode Hemat Energi,Gerakkan mouse anda untuk kembali ke halaman!