Tuk Sahabatku...


oleh Maisal Fitri Binti Syahrial pada 23 Juli 2010 pukul 16:35


 
Dinar, Hilda, Lilah, Putri, Mia

Sahabatku yang ku cintai karena Allah…
Tak terasa waktu bergulir, tak terasa saat-saat indah yang dulu kita pernah lewati bersama, kini hanya tinggal kenangan indah yang tak akan pernah terlupakan bagi ku dan kita semua. Segala kenangan yang telah kita jalani bersama, kini hanya tinggal kenangan. Kini saatnya kita melanjutkan perjuangan panjang itu dengan sendiri, tanpa ada siapapun disisi.

Sahabatku yang ku cintai karena Allah...
Inginku ulangi kembali masa-masa indah itu bersama kalian, ingin kembali ku ukir kenangan indah itu bersama kalian, inginku tunjukkan kepada dunia akan kesetiaan kalian dalam meniti perjuangan yang kian panjang, penuh liku. Segala rasa kita cicipi bersama, demi amanah suci yang telah dititahkan kepada kalian, kepada kita bersama. Kita jalani bersama dengan penuh cinta. Sungguh terasa begitu manisnya ukhuwah yang telah kau torehkan di hati ini.

Sahabatku yang ku cintai karena Allah...
Kini saat-saat bersama itu tidak lagi bisa kita nikmati bersama. Kini kita tidak lagi disatukan disatu ruang yang sama. Kini kita berada diruang yang berbeda yang saling berjauhan satu sama lainnya. Walaupun jasad kita terpisahkan oleh ruang, namun hati kita tetap satu sobat, karena ukhuwah yang telah kita jalin merupakan ukhuwah karena Ilahi yang tak akan pernah luntur oleh hujan, tak akan pernah lekang oleh panas, semuanya akan terjaga hingga ke surgaNya.
Amiin...

Sahabatku yang ku cintai karena Allah...
Terkadang kita sangat sulit untuk menghadapi kenyataan yang ada, kenyataan yang kini ada di depan mata kita. Namun itulah sesungguhnya kenyataan yang sesungguhnya kita hadapi, itulah yang musti kita jalani. Sungguh semua apa yang telah terjadi merupakan skenario yang telah diatur oleh Allah swt untuk kita. Mungkin semua yang terjadi tak seperti apa yang kita inginkan, tapi semua itu harus kita hadapi.

Sahabatku yang ku cintai karena Allah...
Tak inginku teteskan airmata ini saat aku harus jauh dari kalian, saat aku tak lagi bersama kalian, tapi tanpa aku sadari air mata itu menetes tanpa aku inginkan, semakin deras, sehingga tak sanggup untuk ku bendung.

Sahabatku yang ku cintai karena Allah...
Mungkin tiada artinya airmata itu buat kita, karena kita harus jalani itu semua. Saat adanya sebuah pertemuan, maka pasti akan ada perpisahan. Semua itu membuat aku kini tersadar dan aku mengerti, kebersamaan dan ukhuwah itu tidak selamanya kita rasakan saat kita bersama. Kebersamaan dan ukhuwah itu akan selalu ada, walau raga kita saling terpisah, saling berjauhan satu sama lain.

Sahabatku yang ku cintai karena Allah...
Selamat berjuang, selamat menjalankan amanahmu dimanapun berada. Perjuangan itu masih panjang.
Tetaplah bersemangat.

Walau raga kita terpisah jauh
Namun hati kita selalu dekat
Aishiteru…
Voting Anda
Rating:9.5
Reviewer: AchiyaK Deni
Description: Tuk Sahabatku...
ItemReviewed: Tuk Sahabatku...

0 komentar:

komen

AchiyaK ZanJabiL



Mode Hemat Energi,Gerakkan mouse anda untuk kembali ke halaman!