oleh Nurse Try Ulfhayanti pada 12 April 2010 jam 0:04
Hujam kembali turun dengan teratur malam ini. Membiaskan suara gemerisik dedaunan, meniupkan hawa dingin menusuk kulit... Dingin, sedingin hatiq... Menahan jatuhnya air mata yang timbul di sudut mata, mendorong kesedihan yang tak jelas...
Ada 1 rasa menimbulkan pertanyaan akibat tak tersampaikan. Haruskah q lepaskan dirimu yg mungkin tak prnh menghargai arti sebuah pengorbanan? Akankah rasa yang menyesakkan dadaq hanya q miliki sendiri?
Menyatu dalam keheningan malam, q coba sedikit demi sedikit memaknai arti sikapmu. Dan jawaban yg q dapat hanya kebingungan yg mencetuskan sebentuk kata ragu padamu. Benarkah kesetiaan yg kw katakan? Atau hanya sekedar siluet bibirmu sja? Hilang setelah kau ucapkan...
Jauhi diriq jika memang hanya kekecewaan yang akan kau beri nanti... Biarkan aq belajar melupakanmu...
Hujam kembali turun dengan teratur malam ini. Membiaskan suara gemerisik dedaunan, meniupkan hawa dingin menusuk kulit... Dingin, sedingin hatiq... Menahan jatuhnya air mata yang timbul di sudut mata, mendorong kesedihan yang tak jelas...
Ada 1 rasa menimbulkan pertanyaan akibat tak tersampaikan. Haruskah q lepaskan dirimu yg mungkin tak prnh menghargai arti sebuah pengorbanan? Akankah rasa yang menyesakkan dadaq hanya q miliki sendiri?
Menyatu dalam keheningan malam, q coba sedikit demi sedikit memaknai arti sikapmu. Dan jawaban yg q dapat hanya kebingungan yg mencetuskan sebentuk kata ragu padamu. Benarkah kesetiaan yg kw katakan? Atau hanya sekedar siluet bibirmu sja? Hilang setelah kau ucapkan...
Jauhi diriq jika memang hanya kekecewaan yang akan kau beri nanti... Biarkan aq belajar melupakanmu...
Reviewer: Unknown
Description: Masih seperti ini...
ItemReviewed: Masih seperti ini...
Posting Komentar